Showing posts with label Geologi Migas. Show all posts
Showing posts with label Geologi Migas. Show all posts

Friday, April 13, 2012

Arus Konveksi Dalam Geologi Migas

| Friday, April 13, 2012 | 0 comments

arus konveksi adalah arus yang terbentuk akibat pemuaian benda cair,

padat, atau gas karena naiknya suhu. Pemuaian menyebabkan
berat jenis mengecil atau ringan, sehingga bergerak
naik, sedangkan bagian yang lebih dingin, lebih berat, bergerak
turun. Bahan netral yang mengapung bergerak secara
lateral. Arus konveksi dapat terjadi di udara, menghasilkan
angin laut dan darat, juga dapat terjadi di air (laut),
bahkan dalam batuan pijar di bawah kulit bumi. Arus konveksi
di dalam mantel bumi dapat menggerakkan lempeng-lempeng
kulit bumi, sehingga mengubah permukaan bumi.

berikut adalah sketsa peng analogian apabila arus konveksi tersebut terjadi pada kulit bumi dan ketika air dipanaskan, kita ketahui bahwa permukaan bumi ini tersusun dari serangkaian kerak bumi yang saling menyusun



Readmore..

Teori Tektonik Lempeng

| | 0 comments

Tektonisme adalah proses-proses pematahan, pelipatan,

atau perubahan2 bentuk lain daripada lapisan batuan (lithosphere)
suatu planet atau bulan, yang sering disebabkan
karena gerakan2 berskala besar di bawah lapisan batuan
tersebut. Proses ini terjadi sangat perlahan, beberapa cm
dalam kurun jutaan tahun.

(The processes of faulting, folding, or other deformation of
the lithosphere of a planet or moon, often resulting from
large-scale movements below the lithosphere. It happens
very slowly, on the scale of millions of years.)

Sedangkan Tektonik Lempeng adalah suatu teori yang meng-hipotesakan bahwa kulit bumi sesungguhnya tersusun oleh sejumlah lempeng (plates) batuan yang berhubungan
satu sama lain, menutup rapat bagian mantel bumi yang berupa batuan pijar, leleh, bertekanan dan temperatur tinggi. Lempeng satu dengan lainnya berhubungan dengan tiga macam
cara yakni saling bertumbukan (collision), saling berpisah (spreading),
dan bergeser samping (transform).

Sifat cair & leleh serta adanya arus konveksi pada bagian dalam
bumi (mantel) menyebabkan lempeng-lempeng cenderung tidak
stabil bahkan bergerak dengan kecepatan sangat pelan (beberapa
mm per tahun).

Berikut adalah penampang belahan bumi secara 3 dimensi
penampang kulit bumi 3dimensipenampang bumikulit bumi 2 dimensi

Readmore..
 
© Copyright 2010. yourblogname.com . All rights reserved | yourblogname.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com